Radeon HD7730 yang ditujukan untuk kelas entry-level juga menggunakan arsitektur GCN. Salah satu produsen yang mengeluarkan varian Radeon HD7730 adalah PowerColor. Dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru seperti Direct X 11.1, PCI-Express 3.0, dan AMD Zero Core Technology, PowerColor HD7730 memiliki teknologi yang sama layaknya Radeon HD7770 dan Radeon HD7750 yang telah lebih dahulu hadir di Indonesia.

Karena ditujukan untuk kelas Entry-level, PowerColor HD7730 memiliki ukuran dan dimensi yang sangat minimalis yaitu 168 x 112 x 19 mm. PowerColor HD7730 hanya menggunakan satu slot sehingga cocok untuk dipasangkan dengan casing berukuran mini. Didominasi dengan warna merah dan hitam khas AMD, PowerColor HD7730 mengandalkan alumunium heatsink dengan panjang 100 x 70 mm sebagai solusi pendinginnya.

Selain itu, kipas berukuran 60 mm digunakan untuk membuang panas dari alumunium heatsinknya. Solusi pendingin ini cukup efektif karena pada pengujian full load angka yang tercatat hanya 49 derajat celcius. Kipas yang digunakan oleh PowerColor HD7730 juga tidak menimbulkan bising dan sangat hening untuk sebuah graphics card.

Menilik lebih dalam, PowerColor HD7730 memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dengan Radeon HD7750 dengan sedikit pemotongan spesifikasi. Keduanya sama-sama menggunakan GPU Southern Island dengan codename Cape Verde. Bagian yang paling terlihat adalah pengurangan stream prosesor dari 512 menjadi 384.

PowerColor HD7730 berjalan pada kecepatan 800 MHz dengan memori optimal 1600 MHz. PowerColor HD7730 tidak menggunakan tambahan power pin dan hanya meng andalkan supply daya 75 watt dari PCI-Express saja. Khusus pengujian game GRID2, sangat disayangkan PowerColor HD7730 tidak dapat berjalan pada setting Ultra yang biasa digunakan. Sedangkan pada setting HIGH, PowerColor HD7730 mampu menghasilkan 29,48 fps pada game GRID2.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *